Menu
 

Monexnews – Setelah berhasil berbalik menguat pada perdagangan kemarin, dollar kembali melemah terhadap yen hingga perdagangan sesi Eropa hari ini. Meski masih bergerak dalam range yang sempit, namun data inflasi AS yang akan dirilis malam ini dapat menjadi penggerak signifikan.


Para investor mulai mengesampingkan potensi kenaikan suku bunga lebih cepat dari seharusnya oleh Federal Reserve akibat melambatnya perekonomian global. Sementara rally dollar dalam beberapa pekan sebelumnya dikhawatirkan akan meredam laju kenaikan inflasi.


Inflasi AS untuk bulan September diperkirakan stagnan 0% dari bulan sebelummnya yang mengalami deflasi 0,2%. Sementara inflasi inti yang tidak memasukkan produk makanan dan energi dalam perhitungan diperkirakan naik 0,2% dari bulan sebelumnya yang stagnan 0%. Inflasi menjadi salah satu acuan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga, bank sentral AS tersebut menetapkan target inflasi tahunan 2%, dan saat ini masih 1,7%.


View the original article here

Posting Komentar

 
Top