Menu
 

Monexnews – Euro merosot ke level terendah dalam lebih dari dua tahun terakhir terhadap dollar, setelah Presiden European Central Bank, Mario Draghi, mempertegas komitmennya untuk memberikan stimulus moneter tambahan jika diperlukan. Pernyataan tersebut dilontarkan Draghi pada konfrensi pers setelah rapat kebijakan moneter kemarin. Dalam rapat tersebut ECB mempertahankan suku bunga sebesar 0,05% dan suku bunga deposito sebesar -0,20%.
Draghi juga mengatakan semua anggota pembuat kebijakan setuju untuk pengucuran stimulus, hal tersebut sekaligus membantah kabar beberapa pejabat ECB tidak senang dengan kebijakan Draghi.
Berbanding terbalik dengan ECB, Federal Reserve AS telah mengakhiri program pembelian obligasi perbulan atau yang dikenal dengan quantitative easing pada pekan lalu, dan menyatakan tingkat suku bunga dapat naik lebih cepat jika ekonomi AS terus tumbuh di atas ekspetasi.
Euro kini menuju penurunan dalam tiga pekan beruntun, EURUSD diperdagangkan pada kisaran 1.2380 pada pukul 09.55 WIB (platform Monex Trader). (pap)


View the original article here

Posting Komentar

 
Top