Menu
 

Monexnews – Bursa saham Jepang memimpin pemulihan pada bursa saham Asia pada hari Selasa, mendapat dukungan dari dua akuisisi besar di AS dan antisipasi adanya stimulus moneter tambahan di Eropa. Sehari setelah data mengejutkan yang menunjukkan Jepang telah jatuh ke dalam resesi, bursa Nikkei Jepang naik sebanyak 1.4% pada awal sesi, menghapus hampir separuh dari penurunan sebesar 3.0% pada sesi kemarin.
Perekonomian Jepang berkontraksi dengan laju tahunan sebesar 1.6% pada kuartal ketiga, setelah anjlok sebeesar 7.3% di kuartal kedua, saat kenaikan pajak penjualan menekan tingkat belanja konsumen. Data tersebut meningkatkan keraguan apakah kebijakan stimulus moneter dan fiskal besar-besaran dari Perdan Menteri Shinzo Abe, yang sementara ini meraih sukses dalam melambungkan harga aset, dapat membantu mendorong perekonomian riil. Dengan Abe diperkirakan hari ini akan mengumumkan penggelaran pemilu lebih awal, investor akan fokus terhadap apakah kebijakannya dan Liberal Democratic Party (LDP) akan terus mendapatkan dukungan.
“Sementara jumlah dukungan bagi kabinet Abe mengalami penurunan, tidak ada kenaikan dukungan untuk partai oposisi. Oleh karena itu kami memperkirakan LDP akan tetap mempertahankan mayoritasnya dan Abenomics akan tetap berlanjut,” ucap Miyuki Kashima, direktur manajer pada BNY Mellon Asset Management. “Sebagai hasilnya, outlook positif kami terhadap pasar masih belum berubah,” tambahnya.(xiang)

View the original article here

Posting Komentar

 
Top