Menu
 

Monexnews – Perlambatan aliran dana keuangan global sejak krisis 2008-09 akan membuat Inggris lebih sulit mendanai defisit current account, menurut petinggi BoE Kristin Forbes. BoE’s Forbes utarakan aliran modal antar negara telah turun tajam sejak sistem perbankan global hampir bangkrut 7 tahun lalu dan belum kembali ke level sebelum krisis. Ini dapat memberikan dampak terhadap perekonomian Inggris mengingat perannya sebagai salah satu pusat keuangan dunia.
“Berkurangnya aliran modal perbankan internasional dapat membuat Inggris lebih sulit dan lebih mahal membiayai defisit current account,” ujar Forbes ketika menyampaikan pidato di Queen Mary University. Defisit current account mencapai 5,2% GDP di kuartal kedua 2014; tidak begitu jauh dari rekor 5,6% GDP di kuartal ketiga 2013. Forbes mengatakan defisit belum akan turun dalam waktu dekat mengingat masih lemahnya permintaan dari mitra dagang Inggris.

Sementara itu, sterling masih berkutat dekat level rendah 13 bulan di awal sesi Asia. GBPUSD kini diperdagangkan 1.5610; dekat level terlemah 13 bulan 1.5591 yang diraih Jumat silam. (fr)

View the original article here

Posting Komentar

 
Top