Menu
 

Monexnews – Indeks dollar menuju kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari 16 bulan sebelum pemerintah AS melaporkan data yang di perkirakan akan menunjukkan para pengusaha akan menambahkan lebih banyak pekerja di bulan Oktober daripada tingkat rata-rata tahun ini.Mata uang AS mendekati level tertinggi tujuh tahun terhadap yen pada saat kemarin setelah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pada pekan ini bahwa bank sentral akan mempertahankan stimulus selama itu diperlukan. Euro bersiap untuk penurunan mingguan ketiga setelah presiden European Central Bank Mario Draghi mempertegas komitmennya untuk program stimulus pada saat kemarin. Pound, dollar Australia dan dollar Selandia Baru semuanya turun ke level setidaknya ke level terlemah 13 bulan terhadap mata uang AS pada hari ini.“Seharusnya kita akan melihat laporan yang positif yang sejalan dengan perkiraan kita, dollar seharusnya akan terus menguat,” kata Takeru Kurokawa, seorang analis di Ueda Harlow di Tokyo Ltd. “Kita dapat melihat dollar menguat menuju level 117 per yen.”Mata uang AS menguat sebesar 0.2% ke 115.20 yen setelah kemarin terapresiasi ke 115.52, itu adalah level terkuat sejak November 2007. Euro menguat sebesar 0.1% menjadi $1.2384, euro telah tergelincir sebesar 1.1% pada pekan ini. Yen tergelincir sebesar 0.2% menjadi 142.75 euro.(fsyl)
fotocentralfutures.com

View the original article here

Posting Komentar

 
Top