Sterling rebound terhadap Dollar AS pasca rilis GDP Inggris yang sesuai dengan perkiraan dan masih menunjukkan laju ekspansi sehat, yang meredakan kekhawatiran akan terhambatnya aktivitas ekonomi oleh perlambatan di kawasan Eropa. Data awal yang dirilis hari Jumat menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh 0,7% pada kuartal ke-3, turun dibandingkan 0,9% pada kuartal sebelumnya. Angka itu sedikit menggerus pertumbuhan tahunan menjadi 3,0%, namun masih menjadi yang tercepat di antara negara-negara maju.“Dengan penurunan inflasi yang menjadi pendorong bagi pendapatan riil, masih kuatnya sektor ketenagakerjaan dan minat investasi, serta membaiknya kesehatan neraca sektor swasta, membuat laju pemulihan tidak akan mungkin terhenti secara tiba-tiba,” kata Samuel Tombs, ekonom senior Inggris pada Capital Economics. (vid)
View the original article here
Posting Komentar