"IHSG bisa terkoreksi di awal, seolah pasar merespon negatif, padahal investor asing tengah menampung barang dan menunggu momen untuk profit taking, jadi jangan berlebihan menanggapi kebijakan ini," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Senin (17/11) malam.Ia menilai investor dapat men-switchinvestasi di sejumlah sektor yang akan terimbas seperti konsumsi dan transportasi, ?ke sektor seperti infrastruktur, kesehatan, konstruksi, maupun sektor produktif lain yang akan menjadi fokus pembangunan pemerintah."Adapun saham pilihan kami PT AKR Corporindo (?AKRA), PT PGN (PGAS), PT Wijaya Karya (WIKA), PT Adi Karya (ADHI), PT Telkom (TLKM) dan PT Kalbe Farma (KLBF)," katanya.Ia mengatakan investor perlu ? memperhatikan ritme dan arah pasar mengingat akan terjadi adu kekuatan antara buyer yang setuju kenaikan BBM dengan seller yang tidak setuju kenaikan tersebut.
Lebih lanjut, Reza mengatakan masyarakat lambat laun akan menerima kebijakan tersebut mengingat? kenaikan harga BBM sudah terjadi beberapa kali sebelumnya."Hampir setiap pergantian presiden ada kenaikan BBM, masyarakat perlahan akan mengerti," pungkasnya.
Penulis: Yosi Winosa/YUDSumber:PR
View the original article here

Posting Komentar