Menu
 

Jakarta - Turunnya harga minyak dunia mendorong Iran berkunjung ke Arab untuk membahas hal tersebut sebelum rapat Organisasi Negara Pengekspor mInyak (OPEC) 27 November. Rencana Iran tersebut mendorong harga minyak dunia menguat ke US$ 76/barel setelah menyentuh US$ 74/barel. Libya, Venezuela dan Ekuador telah berdiskusi untuk stabilkan harga. Libya diprediksi akan memangkas produksi 500.000 barel/hari.Dari Indonesia, Presiden Joko Widodo menyatakan akan membangun pelabuhan secara besar-besaran, sebisa mungkin menghindari reklamasi. Membaiknya lalu lintas laut ini cukup positif bagi wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur yang selama ini tertinggal oleh daerah Barat. Buruknya transportasi laut membuat harga barang di Timur menjadi sangat mahal.
Hari ini, Presiden Joko Widodo akan mengadakan rapat kabinet untuk menindaklanjuti KTT APEC, KTT ASEAN dan G-20. Aktifnya Jokowi dalam menarik minat investor berinvestasi di Indonesia dapat berimbas positif bagi pasar saham Indonesia. Dana asing yang masuk biasanya dapat mengangkat indeks IHSG dengan cukup mudah. Akan tetapi, keputusan menaikkan harga BBM subsidi masih dinanti oleh pasar.
Menurut Bayu Cahyadi, analis Profindo International Securities, IHSG diprediksi akan menguat, didukung oleh ETF EIDO yang menguat +0.85 persen Jumat malam. Sepanjang bulan November, investor asing telah mencatatkan net buy
senilai Rp 269 miliar (regular) dan Rp 2.98 triliun (regular + nego), yang menandakan respon investor asing sejauh ini cukup positif setelah pelantikan presiden Jokowi. Saham-saham konstruksi menarik untuk diperdagangkan.Penulis: Faisal Maliki Baskoro/FMBSumber:PR
View the original article here

Posting Komentar

 
Top