Menu
 

Direktur Utama Perum Bulog Soetarto Alimoeso menyebut, stok beras nasional saat ini hampir 2 juta ton. Beras tersebut terdiri dari 310.000 ton beras pemerintah dan 1,6 juta ton beras milik Bulog. Pihaknya pun menyimpan sekitar 150.000 ton beras premium.Dengan kondisi cadangan beras ini, Soetarto mengaku siap jika ada kenaikan harga BBM subsidi. Bulog siap membuka outlet operasi pasar di semua provinsi di Indonesia. "Kalau tidak terjadi gejolak harga ini akan jadi aman. Sekarang kita waspadai iklim juga kan. Kalau ada BBM naik Bulog siap operasi pasar," ucap Soetarto di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (17/11).Soetarto menyebut operasi pasar sebenarnya dilakukan bukan hanya karena BBM naik. Ketika daya beli masyarakat menurun dan stok juga menipis karena cuaca, Bulog juga siap untuk membuka outlet.Stok beras Bulog saat ini yang mencapai 2 juta ton, cukup untuk 7 bulan ke depan. "Masyarakat jangan terlalu takut bahwa barang itu tidak ada. Bulog siap buka outlet di semua daerah," tegasnya.

Sumber: Merdeka.com
View the original article here

Posting Komentar

 
Top